Periskop merupakan alat optik untuk mengamati dari posisi tersembunyi. Periskop sederhana dapat dibuat dengan menggunakan tabung yang diberikan cermin paralel yang saling berhadapan dengan sudut 45° pada setiap sisinya.
Periskop sederhana sering digunakan sebagai alat untuk melihat ketika
dihalangi kerumunan orang. Periskop yang canggih biasa ditemukan pada kendaraan tempur lapis baja dan kapal selam.
Biasanya kapal selam menggunakan sebuah ‘jendela’ yang membantunya
melihat keadaan sekeliling mereka sebelum mulai naik ke permukaan laut.
Jendela yang juga berfungsi seperti mata pengintip yang bisa berputar
360° ini dikenal sebagai periskop.
Periskop generasi baru ini dikenal dengan nama Photonic Mast.
Photonic mast tidak menggunakan prisma dan lensa seperti di periskop
biasa. Komponen-komponennya merupakan komponen elektronik canggih yang
berfungsi sebagai unit sensor elektro-optik yang bisa menyediakan
tampilan visual, sarana navigasi kapal, serta berbagai fungsi komunikasi
lainnya. Sensor multifungsi ini terletak pada bagian yang dapat
berotasi (rotating head).
Kelebihan lain desain baru ini adalah ukurannya yang sangat kecil.
Periscope well yang menjadi ‘markas’ photonic mast tidak lagi menjulur
dari dasar sampai sail, justru periscope well desain baru ini hanya
terletak di bagian sail saja sehingga ruang kendali dapat diposisikan di
bagian yang lebih luas dan tidak sempit. Dengan photonic mast, kapal
selam tidak lagi ‘buta’ dan terkucilkan dari dunia. Faktor keselamatan
pun dapat ditingkatkan karena canggihnya teknologi yang melingkupi kapal
selam masa depan ini.