Jangan berharap mendapatkan suami ideal saat seorang wanita
memutuskan untuk menikah. Sungguh ia hanya menikah dengan seorang lelaki
yang biasa saja, yang akan melakukan pembelajaran bersama, berproses
bersama, menuju kepada kondisi ideal yang diharapkan. Proses inilah yang
harus dilakukan dengan konsisten dan penuh kesabaran, karena teramat
banyak kendala menyusuri setiap langkah dan konsekuensinya.
Semua orang selalu memiliki sisi kelebihan dan kekurangan, maka saat
mengawali hidup berumah tangga, setiap laki-laki dan perempuan harus
menyiapkan diri untuk menghadapi semua sisi yang dimiliki pasangannya.
Tidak boleh hanya siap menghadapi sisi kebaikannya dan tidak siap
melihat sisi kekurangan pasangan. Mungkin saja masih amat banyak
kekurangan pasangan, namun bukankah kita semua tengah melakukan sebuah
proses menuju kondisi yang lebih baik ?
Kadang dijumpai seseorang yang tidak sabar menghadapi kekurangan dan
kelemahan pasangan. Ia tidak mau menerima kenyataan bahwa dalam diri
pasangannya ada hal yang tidak sesuai dengan keinginan dan harapannya.
Padahal pasangannya tengah berusaha melakukan proses dan usaha agar bisa
sesuai harapan, namun namanya proses, tidak semudah membalik telapak
tangan. Semua pihak harus bersabar dan memahami adanya proses dan usaha
yang tengah dilakukan oleh pasangannya.